mJHEzxukdj31fhzMIHmiGai4Yfakiv2Yjgl83GlR
Bookmark

LPM Arusgiri Adakan RTL sebagai Penguatan Praktik Jurnalistik

Arusgiri.com, Bojonegoro – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Arusgiri Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) sukses adakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) pasca Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) bagi anggota baru yang bertempat di Mojo Cafe, Minggu (8/2).

Wawancara dengan Ketua Umum LPM Arusgiri
(Foto: Tim Redaksi)

Kegiatan RTL merupakan kegiatan lanjutan yang diperuntukkan bagi para anggota baru yang telah mengikuti PJTD 2026 dan telah resmi bergabung di LPM Arusgiri. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut mengupayakan praktik dalam penulisan berita langsung (straight news).

Ketua Umum LPM Arusgiri, Eka Pradana Kusuma mengatakan bahwa RTL sebagai langkah nyata dari kegiatan PJTD agar anggota baru tidak hanya terpaku pada teori, tapi juga ahli dalam praktik.

“Tujuannya adalah agar setelah kegiatan PJTD 2026 kemarin, anggota baru dari LPM Arusgiri dapat mempraktikkan teori yang didapat secara langsung,” ujar mahasiswa HES semester 8 tersebut.

Dari beberapa anggota baru yang telah resmi menjadi bagian dari LPM Arusgiri, hanya dua anak saja yang mengikuti kegiatan RTL. Eka, sapaan akrabnya, berharap di kegiatan selanjutnya akan banyak anggota baru yang hadir. 

“Saya sebagai ketua LPM Arusgiri hanya bisa mengupayakan. Semoga ke depannya lebih baik,” harapnya. 

Adapun rangkaian acaranya, yaitu perkenalan pengurus dan anggota baru yang dilanjut dengan diskusi santai seputar LPM Arusgiri. Ketua umum dan para pengurus menjelaskan beberapa divisi dan tugas dari tiap divisi yang ada. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan mengkaji kembali materi PJTD tentang cara menulis straight news dan teknik wawancara. Terakhir, para anggota baru ditugasi membuat straight news secara langsung. Kegiatan pengkajian kembali materi PJTD didampingi oleh Siti Nur Mukaromatun Nisa, Ketua Umum LPM Arusgiri periode 2024/2025.

Salah satu anggota baru, Fitriyatun Nikmah menyampaikan kesan setelah mengikuti kegiatan. Menurutnya, kegiatan RTL sangat bermanfaat dalam mengisi waktu luang. “Ngisi waktu luang juga sih, biar lebih produktif,” ungkap gadis asal Sumberejo tersebut.

Sementara itu, Shaula Kayla Nurainingsih turut mengungkapkan manfaat yang ia peroleh dari adanya kegiatan RTL.

"Melalui kegiatan ini, kemampuan menulis saya jadi meningkat. Pengetahuan saya juga meningkat bersamaan dengan itu,” ungkap Shaula.

Ia menyampaikan kekurangan dari kegiatan RTL yang telah dilaksanakan, bahwa penerimaan materi dirasa kurang maksimal dikarenakan terganggu oleh suara musik. 

“Konsentrasi saya terganggu. Mungkin tempatnya bisa di kampus atau taman saja ke depannya,” pungkasnya.


Penulis: Shaula Kayla Nurainingsih & Fitriyatun Nikmah dari Prodi HKI semester 1
0

Posting Komentar