mJHEzxukdj31fhzMIHmiGai4Yfakiv2Yjgl83GlR
Bookmark

Dialog Wawasan Kebangsaan : Kolaborasi Bakesbangpol Bojonegoro dan BEM Unugiri

Arusgiri.com, Bojonegoro - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro suguhkan Dialog Wawasan Kebangsaan yang berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) pada Minggu, (4/1) di Alun-alun Kota Bojonegoro.

Dialog wawasan kebangsaan di Alun-alun Bojonegoro (Foto: Wahyu Alfa)

Event Organizer (EO) dari Bakesbangpol, Hendri Prayitno, menyatakan bahwa kegiatan tersebut ditujukan untuk memperkuat rasa cinta tanah air masyarakat Bojonegoro.

"Kegiatan wawasan kebangsaan diadakan dengan tujuan utama untuk memperkuat rasa cinta tanah air, persatuan, dan kesatuan bangsa di antara seluruh warga negara Indonesia terutama warga masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya," ungkapnya. 

Hendri juga memberikan pesan bahwa memperkuat rasa cinta tanah air, persatuan, dan kesatuan bangsa secara masif harus selalu dilakukan dan menjadi tanggung jawab bersama. 

Sementara itu, Lailatus Sa'adah, Ketua BEM Unugiri, yang didampingi oleh ketua-ketua UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) kampus Unugiri.

"Selain untuk memperkuat rasa nasionalisme pada diri mahasiswa dan juga masyarakat Bojonegoro, tentunya kami ingin memperkenalkan Unugiri," ujar Laila.

Selain mengenalkan kampus, Laila juga mengatakan bahwa banyak UKM yang ada di dalam kampus Unugiri.

"Universitas berlandaskan Ahlussunnah Wal Jama'ah ini di dalamnya banyak sekali UKM yang mampu menunjang kreativitas mahasiswanya,” terang Laila. 

Terkait UKM, Anis Rosyidah selaku Ketua UKM Jam'iyyah Qurro' wal Huffadz (JQH) menanggapi bahwa adanya pengenalan UKM sebagai wadah syi'ar bagi mahasiswa dan masyarakat umum. 

“Di Unugiri ada UKM yang berfokus pada pengembangan kemampuan dalam bidang Al-Qur'an dan kaligrafi,” ujarnya.

Ahmad Alfan K, perwakilan UKM Pagar Nusa, turut menyampaikan pentingnya mengikuti UKM bagi mahasiswa.

"Sebagai mahasiswa memang seharusnya kita tidak pintar hanya tentang akademik saja, tetapi kita harus bisa mengasah kemampuan dan skill kita sesuai apa yang kita inginkan" ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Tsalsa Sukmanindiyasari, menyatakan keseruan kegiatan tersebut. 

“Acaranya seru banget, bisa menambah wawasan tentang kebangsaan. Terima kasih sudah diberi kesempatan mengenalkan UKM di acara ini," ungkapnya.

Acara tersebut digelar di tengah-tengah ramainya pengunjung Alun-alun yang sedang menikmati Car Free Day (CFD), yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, dilanjutkan dengan senam bersama. 

Sedangkan penampilan dari UKM Pagar Nusa, dilakukan setelah acara inti dimulai. Hadir dalam acara tersebut, 112 peserta dari kalangan mahasiswa, siswa, dan masyarakat umum pengunjung CFD. 


Penulis : Dewi Maryam (Mahasiswa BSA Unugiri Semester 7)

Posting Komentar

Posting Komentar