mJHEzxukdj31fhzMIHmiGai4Yfakiv2Yjgl83GlR
Bookmark

Peringatan Maulid Nabi di TPQ Roudlotul Quran Pererat Kebersamaan Santri, Wali Santri, dan KKN 42 Unugiri

Arusgiri.com, Bojonegoro – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. yang diselenggarakan di TPQ Roudlotul Quran, Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Rabu (19/8). Kegiatan ini menjadi momentum bagi santri, wali santri, ustaz-ustazah, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 42 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneladani akhlak Rasulullah saw.

Peringatan Maulid Nabi di TPQ Roudlotul Quran (Foto : Adib)

Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan perwakilan santri yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh mahasiswa KKN 42 Unugiri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mahalul qiyam yang diiringi grup hadrah TPQ Roudlotul Quran, sehingga menambah semarak peringatan Maulid Nabi.

Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa KKN 42, Nur Sholiqin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk belajar dan berproses bersama para santri selama menjalankan pengabdian di Desa Turi.

“Terima kasih karena kami telah diterima dan diperbolehkan ikut belajar bersama di TPQ ini. Insyaallah minggu depan kami akan kembali ke kampus, sehingga ini menjadi hari terakhir kami mengikuti kegiatan TPQ. Kami mohon maaf apabila selama mendampingi terdapat banyak kekurangan dan kesalahan karena kami juga masih dalam proses belajar,” ujar Sholiqin.

Mewakili wali santri, Nur Sholiqin turut menyampaikan apresiasi kepada para pengajar TPQ yang selama ini dengan sabar membimbing anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur’an. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan kemampuan santri yang semakin baik berkat ketelatenan para guru.

“Terima kasih sudah mengajari anak-anak kami. Dari yang awalnya belum bisa membaca huruf hijaiyah, kini sudah mampu membaca Al-Qur’an. Kami mewakili seluruh santri mengucapkan terima kasih dan semoga segala kebaikan para guru dibalas oleh Allah Swt. Kami juga memohon maaf apabila selama ini ada sikap dan tingkah laku yang kurang berkenan,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada para santri agar senantiasa menghormati guru dan meminta doa restu dari para pengajar agar ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat.

Peringatan Maulid Nabi juga diisi dengan mauidatul hasanah yang disampaikan oleh Thohir. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para hadirin untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah saw. serta menumbuhkan semangat dalam menuntut ilmu dan mencari rezeki yang halal.

Thohir turut memberikan pesan khusus kepada mahasiswa KKN yang akan mengakhiri masa pengabdiannya di Desa Turi. Ia mengingatkan tentang keutamaan hari Senin yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.

“Hari Senin adalah hari untuk memulai perjalanan dan mencari rezeki. Jika ingin mencari rezeki, mulailah pada hari Senin karena hari itu juga merupakan hari kelahiran Kanjeng Nabi Muhammad saw.,” pesannya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Thohir. Melalui peringatan Maulid Nabi ini, TPQ Roudlotul Quran tidak hanya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah saw., tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antara santri, wali santri, masyarakat, dan mahasiswa KKN yang selama beberapa pekan turut membersamai proses pembelajaran di Desa Turi.


Penulis : Meysa Afriska Dewi
0

Posting Komentar