mJHEzxukdj31fhzMIHmiGai4Yfakiv2Yjgl83GlR
Bookmark

Kordes KKN 42 Unugiri Sampaikan Khotbah Jumat di Masjid Nurul Huda, Ajak Warga Maknai Kemerdekaan

Arusgiri.com, Bojonegoro – Koordinator Desa (Kordes) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 42 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro, Nur Sholiqin, menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Nurul Huda, Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Jumat (21/8). Mengusung tema kemerdekaan, khotbah tersebut mengajak masyarakat untuk memaknai kemerdekaan sebagai bentuk rasa syukur yang diwujudkan melalui perbuatan nyata.

Nur Sholiqin dalam menyampaikan khotbahnya (Foto: Adib)

Di hadapan jamaah, Nur Sholiqin menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun. Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu yang perlu diisi dengan kegiatan positif serta sikap yang menjaga persatuan.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari perjuangan, pengorbanan, dan doa para pendahulu kita. Sudah sepatutnya kita mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat, bukan dengan sikap acuh tak acuh apalagi memecah belah persatuan,” ujar Sholiqin dalam khotbahnya.

Ia kemudian mengaitkan nilai kemerdekaan dengan semangat gotong royong yang masih kuat dalam kehidupan masyarakat Desa Turi. Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian antarwarga merupakan bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan sekaligus menjadi modal penting dalam membangun desa.

“Kemerdekaan sejati adalah ketika kita bisa hidup rukun, saling membantu, dan bergotong royong membangun desa. Itu semua sudah tercermin dari sikap warga Desa Turi selama kami mengabdi di sini,” tuturnya.

Menjelang akhir khotbah, Sholiqin juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Turi atas sambutan dan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa KKN 42 Unugiri selama menjalankan program pengabdian. Ia berharap nilai-nilai kemerdekaan dapat terus menjadi semangat bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar, berkarya, dan berkontribusi terhadap kemajuan desa.

“Semoga semangat kemerdekaan ini terus tertanam, khususnya bagi generasi muda Desa Turi, agar kelak mampu meneruskan perjuangan membangun desa dan bangsa,” pungkasnya.

Salah seorang pengurus takmir Masjid Nurul Huda, Muhammad Tohir, turut menyambut baik penyampaian khotbah oleh mahasiswa KKN tersebut. Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN 42 Unugiri selama masa pengabdian dapat memberikan manfaat dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat Desa Turi.

Kegiatan salat Jumat kemudian ditutup dengan doa bersama. Jamaah memanjatkan doa untuk keberkahan, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Desa Turi serta bangsa Indonesia.

Penulis : Adib Masyhuri
0

Posting Komentar