mJHEzxukdj31fhzMIHmiGai4Yfakiv2Yjgl83GlR
Bookmark

Bijak Kelola Rezeki, KKN 42 Unugiri Dorong Warga Ngampel Siapkan Tabungan Haji dan Umrah

Arusgiri.com, Bojonegoro – Upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat telah dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 42 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan dan Pembukaan Rekening Tabungan Haji-Umrah yang mengusung tema “Bijak Mengelola Rezeki, Siap Menunaikan Ibadah Suci” di Mushola Baiturrahman, Dusun Ngampel, Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Jumat (14/8).

Vidya dalam penyampaian materi sosialisasi (Foto: Adib)

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan ibu-ibu jamaah tahlil Dusun Ngampel. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait pengelolaan keuangan keluarga, perencanaan ibadah haji dan umrah, hingga mekanisme pendaftaran tabungan haji.

Sosialisasi menghadirkan pemateri dari BMT NU Ngasem, Vidya, yang menjelaskan pentingnya perencanaan keuangan sejak dini agar masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan ibadah haji maupun umrah secara bertahap tanpa memberatkan kondisi ekonomi keluarga.

Dalam pemaparannya, Vidya menjelaskan bahwa menabung untuk haji dan umrah tidak harus menunggu memiliki dana besar sekaligus. Menurutnya, konsistensi menyisihkan sebagian penghasilan menjadi langkah awal yang lebih penting dibanding menunggu kondisi ekonomi dianggap sempurna.

“Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa haji hanya bisa dipersiapkan oleh mereka yang sudah mapan. Padahal, dengan perencanaan yang baik dan kebiasaan menabung secara rutin, impian untuk berangkat ke Tanah Suci dapat mulai diwujudkan sejak sekarang,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan mekanisme tabungan haji yang dapat membantu calon jamaah mempersiapkan setoran awal. Saat ini, calon jamaah membutuhkan dana sekitar Rp25 juta untuk memperoleh nomor porsi atau kursi haji. Melalui program tabungan yang tersedia, masyarakat dapat mengumpulkan dana tersebut secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.

“Setoran awal menuju pendaftaran haji dapat dipersiapkan melalui tabungan yang diangsur sedikit demi sedikit. Yang terpenting adalah memiliki niat dan komitmen untuk menabung secara disiplin,” tambahnya.

Selain membahas tabungan haji dan umrah, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, penyusunan skala prioritas kebutuhan, serta pentingnya memisahkan antara kebutuhan pokok, tabungan, dan pengeluaran konsumtif. Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengatur keuangan secara lebih bijak.

Ketua KKN 42 Unugiri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan literasi keuangan yang selaras dengan tema KKN tahun ini.

“Kami berharap sosialisasi ini tidak hanya menambah wawasan masyarakat tentang produk keuangan syariah, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya menabung dan perencanaan keuangan yang lebih baik, khususnya untuk mempersiapkan ibadah haji dan umrah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, KKN 42 Unugiri bersama BMT NU Ngasem berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan memiliki motivasi untuk mempersiapkan ibadah ke Tanah Suci sejak dini melalui langkah-langkah yang terencana dan berkelanjutan. 

Penulis : Meysa Afriska Dewi
Posting Komentar

Posting Komentar