Arusgiri.com, BOJONEGORO – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada pendanaan tahun 2026 melalui Program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Unugiri berhasil meraih 25 judul penelitian dan 8 judul pengabdian kepada masyarakat yang memperoleh pendanaan nasional.
![]() |
| Sumber: BIMA - Kemdiktisaintek |
Berdasarkan data pendanaan BIMA 2026, capaian tersebut menempatkan Unugiri sebagai peringkat pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Indonesia dan peringkat kedua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur dalam jumlah penelitian yang didanai. Prestasi ini menunjukkan peningkatan daya saing dosen Unugiri dalam memperoleh hibah kompetitif tingkat nasional.
Keberhasilan memperoleh 33 program yang didanai secara nasional tersebut menjadi bukti semakin kuatnya budaya akademik, riset, dan pengabdian yang berkembang di lingkungan kampus. Berbagai proposal yang lolos pendanaan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sosial, teknologi, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan masyarakat.
Selain unggul dalam perolehan hibah penelitian dan pengabdian, Unugiri juga mencatatkan capaian yang membanggakan pada sistem pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA). Berdasarkan data terbaru, Unugiri memperoleh SINTA Score Overall sebesar 102.960, tertinggi di antara seluruh perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Bojonegoro.
Data SINTA juga menunjukkan bahwa Unugiri memiliki 143 penulis terindeks, 18 program studi/departemen, dan 14 jurnal ilmiah yang aktif mendukung produktivitas publikasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unugiri, M. Ivan Ariful Fathoni, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam membangun ekosistem riset yang semakin kuat dan produktif.
“Alhamdulillah, capaian 25 hibah penelitian dan 8 hibah pengabdian nasional ini menunjukkan bahwa kualitas proposal dosen Unugiri semakin kompetitif. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi indikator peningkatan kapasitas akademik dosen, tetapi juga mencerminkan komitmen Unugiri untuk menghasilkan riset dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi, dan inovasi di masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unugiri, M. Jauharul Ma'arif, mengapresiasi kerja keras para dosen dan seluruh unit yang terlibat dalam penguatan budaya akademik di lingkungan universitas.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa Unugiri mampu bersaing pada level regional maupun nasional. Masuk dalam jajaran kampus riset terbaik di Jawa Timur, menjadi peringkat pertama PTNU Indonesia dalam perolehan hibah penelitian, serta mencatatkan SINTA Score tertinggi di Bojonegoro merupakan capaian yang patut disyukuri. Namun yang lebih penting, capaian ini harus menjadi energi untuk terus menghadirkan karya-karya akademik yang berdampak bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” tegasnya.
Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Unugiri sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkembang pesat dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan dukungan dosen yang produktif, jurnal ilmiah yang terus berkembang, serta komitmen institusi terhadap peningkatan kualitas akademik, Unugiri terus mengukuhkan diri sebagai kampus riset unggulan di Jawa Timur dan menjadi kebanggaan masyarakat Bojonegoro.
Sumber data: Program BIMA Kemdiktisaintek 2026 dan portal SINTA Kemdiktisaintek.



Posting Komentar