mJHEzxukdj31fhzMIHmiGai4Yfakiv2Yjgl83GlR
Bookmark

Mahasiswa Statistika dan Sains Data Unugiri Terbitkan Buku COGNISPOL tentang Kecerdasan Kebijakan Publik

Arusgiri.com, Bojonegoro — Mahasiswa Program Studi Statistika dan Sains Data Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), M. Bayu Awliyaur Rozaqi, menerbitkan buku berjudul COGNISPOL (Cognition, Systems, and Public Policy Intelligence). Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Publish Jaya, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, dan terbit cetak pertama pada Juli 2026 dengan ISBN 978-634-05-3771-0. Tebalnya 318 halaman.


M. Bayu Awliyaur Rozaqi penulis buku berjudul COGNISPOL

Buku ini membahas hubungan antara cara manusia berpikir, kompleksitas sistem, dan proses pengambilan keputusan dalam kebijakan publik. Bayu berpandangan bahwa kualitas kebijakan tidak ditentukan oleh banyaknya data atau canggihnya teknologi semata, tetapi juga oleh kemampuan institusi untuk memahami realitas dan membaca keterkaitan antarpersoalan.

“Data yang melimpah belum tentu melahirkan keputusan yang baik. Yang menentukan adalah bagaimana manusia dan institusi memahami data itu dalam konteks sistem yang lebih besar. Pertanyaan inilah yang ingin saya ajak pembaca renungkan,” ujar Bayu.

Berangkat dari Kegelisahan

Motivasi Bayu menulis buku ini berawal dari kegelisahan. Menurutnya, dunia terus menjadi semakin kompleks, tetapi cara memahami dan mengelola kebijakan sering kali masih berjalan dengan cara lama. Di tengah data yang melimpah dan teknologi yang terus berkembang, banyak keputusan publik masih lahir dari cara berpikir yang sempit dan linear, sehingga kurang mampu membaca hubungan antarsistem yang membentuk realitas.

“Saya ingin menghadirkan cara pandang yang lebih utuh bahwa kebijakan publik bukan sekadar urusan administratif, melainkan aktivitas intelektual yang membentuk arah institusi dan masyarakat. Buku ini bukan untuk memberi jawaban akhir, tetapi membantu melahirkan cara berpikir yang lebih baik,” katanya.

Empat Bulan, Ditulis Sendiri

Bayu menyelesaikan naskah dalam waktu empat bulan. Seluruh proses penulisan ia kerjakan sendiri tanpa bantuan pihak ketiga. Untuk menyusun isi buku, ia menelusuri dan mengkaji literatur dari berbagai bidang, mulai dari teori kebijakan publik, berpikir sistem, teori kompleksitas, hingga pengambilan keputusan di bawah ketidakpastian. Rujukannya mencakup karya-karya akademik internasional serta laporan lembaga seperti OECD, Bank Dunia, dan IPCC.

Ia mengatakan latar belakang studinya di Statistika dan Sains Data sangat memengaruhi cara pandangnya. “Di prodi, kami dilatih tidak hanya mengolah angka dan membangun model, tetapi juga berpikir kritis tentang makna dan dampak dari sebuah analisis. Lingkungan akademik yang suportif membuat saya berani menuangkan gagasan ini menjadi buku,” katanya.

Capaian ini menunjukkan bahwa kompetensi statistika dan sains data dapat berkembang melampaui pengolahan data, hingga menyentuh tata kelola pemerintahan dan perumusan kebijakan berbasis pengetahuan. Hal tersebut sejalan dengan arah Program Studi Statistika dan Sains Data Unugiri yang menyiapkan lulusan yang berpikir analitis, berbasis data, dan peka terhadap persoalan masyarakat.

Penerbitan COGNISPOL juga menjadi contoh produktivitas intelektual mahasiswa yang dapat memperkuat budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus membuka ruang diskusi tentang pentingnya menghubungkan data, pemahaman sistem, dan kapasitas institusi.

Melalui buku ini, Bayu berharap mahasiswa, akademisi, dan pemerhati kebijakan terdorong untuk melihat kebijakan publik sebagai proses yang melibatkan dimensi kognitif, sistem, dan kecerdasan institusional, bukan sekadar persoalan teknis.

Penulis: Ririt Rengganis

Posting Komentar

Posting Komentar