Arusgiri.com, Bojonegoro - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Arusgiri Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) menggelar pelatihan Literasi Media dan Informasi (LMI) di Auditorium Fakultas Syariah dan Adab (FSA) Unugiri pada Minggu, (3/5). Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa serta perwakilan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Unugiri.
![]() |
| Yana dalam penyampaian materi keamanan holistik (Foto: Ileny) |
Pelatihan yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait penggunaan media secara bijak tersebut menghadirkan Yana Dwi Kurniya Wati sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Yana membawakan materi tentang keamanan holistik yang mencakup aspek digital, fisik, dan psikososial.
Dalam pemaparannya, Yana menegaskan bahwa rasa nyaman tidak selalu menjamin keamanan.
“Sering kali kita merasa nyaman, padahal belum tentu aman. Bahkan yang hari ini aman belum tentu besok tetap aman. Sebaliknya, ketika kita merasa tidak nyaman, bisa jadi justru itu lebih aman,” paparnya.
Ia menjelaskan bahwa keamanan saat ini tidak hanya berkaitan dengan fisik saja, tetapi juga melibatkan data digital yang tersimpan dalam perangkat seperti ponsel. Oleh karena itu, kesadaran dalam menjaga keamanan digital menjadi hal yang sangat penting di era teknologi saat ini.
Selain itu, ia juga memaparkan berbagai bentuk ancaman di dunia digital, seperti peretasan, penyadapan, phishing, hingga doxing atau penyebaran identitas pribadi. Menurutnya, ancaman tersebut dapat menimpa siapa saja, di mana pun, serta bergantung pada perilaku pengguna dalam menggunakan media digital.
Kegiatan dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik pengecekan jejak digital, kebocoran data, dan kekuatan kata sandi peserta. Melalui praktik tersebut, peserta diajak untuk lebih memahami risiko keamanan digital yang mereka miliki.
Dalam sesi tanya jawab akhir, peserta tampak antusias dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait keamanan digital dan pengalaman di media sosial.
Salah satu peserta, Ririn Novitasari mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
“Materi yang disampaikan memberikan pengalaman belajar yang seru banget, karena cara penyampaiaan pemateri seru, asyik jadi bikin suasana fun. Penjelasan dari pematerinya sangat luas dan mudah dipahami,” pungkasnya.
Penulis : Athiatul Maula, Muntini Indah Sari, Mey Shofi Nurmawati



Posting Komentar